JAKARTA, Quick Respons-– Di tengah maraknya pemberitaan negatif, sebuah aksi terpuji datang dari seorang kurir pengiriman barang bernama Rian (27). Aksi kejujurannya mendadak viral di media sosial setelah ia mengembalikan tas berisi uang tunai senilai Rp 92 juta milik seorang warga yang tercecer di pinggir jalan.
Insiden tersebut bermula saat Rian sedang melintas di kawasan Jakarta Timur untuk mengantarkan paket pelanggan
Di tengah perjalanan, ia melihat sebuah tas hitam tergeletak begitu saja di bahu jalan. Saat diperiksa untuk mencari identitas pemiliknya, Rian terkejut menemukan bundelan uang tunai lembaran seratus ribu dalam jumlah besar beserta dokumen penting.
Tanpa berpikir panjang untuk menguasai uang tersebut, Rian langsung berinisiatif mendatangi alamat yang tertera pada kartu identitas di dalam tas.
“Sama sekali tidak ada niat mengambil yang bukan hak saya. Saya bayangkan pasti pemiliknya sangat panik dan membutuhkan uang itu,” ungkap Rian saat ditemui media.
Tangis Haru Sang Pemilik
Pemilik tas, Ibu Nurhayati (52), tak sanggup menahan tangis haru saat Rian mengetuk pintu rumahnya dan menyerahkan tas tersebut secara utuh. Nurhayati mengaku uang Rp 92 juta itu merupakan dana simpanan keluarga yang rencananya akan digunakan untuk biaya pengobatan dan operasional usaha kecilnya. Uang tersebut terjatuh dari sepeda motor saat ia dalam perjalanan pulang dari bank.
“Saya sudah pasrah dan lemas luar biasa. Sungguh tidak menyangka masih ada orang sebaik dan sejujur Mas Rian di zaman sekarang,” ujar Nurhayati penuh rasa syukur. Sebagai bentuk apresiasi, keluarga pemilik uang memberikan imbalan sepadan, namun Rian sempat menolaknya sebelum akhirnya didesak oleh pihak keluarga.
Apresiasi Publik dan Perusahaan
Kisah kebaikan Rian yang diunggah oleh keluarga pemilik uang ke media sosial langsung dibanjiri pujian dari netizen. Tak hanya mendulang ribuan respons positif di internet, pihak perusahaan ekspedisi tempat Rian bekerja juga memberikan penghargaan khusus berupa bonus tunai dan kenaikan jenjang karir atas integritas tinggi yang ditunjukkannya.
(Mnur)

