JAKARTA, Quick respons-– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi melanda sejumlah wilayah Indonesia pada Kamis (13/8/2026). Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer BMKG, adanya sirkulasi siklonik serta gangguan atmosfer gelombang atmosfer aktif di beberapa daerah meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan secara drastis. Kondisi ini memicu cuaca ekstrem meski sebagian besar wilayah Indonesia saat ini berada dalam periode puncak musim kemarau.
Plt, KepalaBMKGmengimbaupemerintahdaerahdanmasyarakat, khususnya yang bermukim di daerah rawan bencana geohidrometeorologi seperti lereng bukit dan bantaran sungai, untuk tetap siap siaga.
“Kami mengimbau masyarakat untuk mewaspadai dampak dari cuaca ekstrem ini, seperti potensi banjir, tanah longsor, angin kencang, hingga pohon tumbang. Selalu pantau pembaruan informasi cuaca resmi dari BMKG sebelum beraktivitas di luar rumah,” tegas pihak BMKG dalam keterangan resminya, Kamis (13/8/2026).
Pihak BMKG juga meminta agar pengelola transportasi publik, khususnya moda transportasi laut dan udara, untuk terus memperhatikan perkembangan perkiraan cuaca terkini guna mengantisipasi risiko keselamatan.
(Mnur)

