1 November 2026

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem: Puluhan Provinsi Berstatus Waspada hingga Siaga

JAKARTA —Quickrespons, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Memasuki awal November 2026, intensitas curah hujan diprakirakan mengalami peningkatan yang disertai potensi kilat/petir serta angin kencang di berbagai daerah.

Berdasarkan analisis kondisi atmosfer terkini yang dirilis BMKG

Puluhan provinsi di Indonesia masuk dalam pemantauan potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, luapan air sungai, hingga tanah longsor.

Sebaran Wilayah Terdampak

Status Siaga (Hujan Lebat hingga Sangat Lebat):

Provinsi Bengkulu menjadi wilayah yang diprioritaskan untuk meningkatkan kesiapsiagaan akibat potensi hujan lebat yang berisiko menimbulkan dampak signifikan pada infrastruktur dan aktivitas warga.

Status Waspada (Hujan Sedang hingga Lebat):

Sebanyak 22 provinsi berstatus Waspada. Wilayah tersebut membentang dari Pulau Sumatera (Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Lampung), seluruh Pulau Jawa (Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur), Bali, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, hingga wilayah Papua (Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan).

Potensi Angin Kencang:

BMKG juga memberi catatan khusus terkait potensi angin kencang di beberapa titik, termasuk wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Papua Pegunungan.

Imbauan dan Kesiapsiagaan Masyarakat

Masyarakat yang bermukim di lereng perbukitan, bantaran sungai, serta daerah pesisir diminta untuk selalu memantau perkembangan cuaca secara berkala. Beberapa langkah antisipasi yang direkomendasikan antara lain:

Memeriksa dan membersihkan saluran air serta drainase di sekitar pemukiman untuk mencegah genangan.

Memangkas dahan pohon yang rimbun atau rapuh yang berpotensi tumbang saat terjadi angin kencang.

Menghindari beraktivitas di ruang terbuka saat terjadi hujan deras yang disertai petir.

Memantau saluran informasi dan pembaruan (update) cuaca resmi melalui kanal media sosial @infoBMKG atau aplikasi InfoBMKG.  (Mnur)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *