โฝ Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi (Berlaku 10 Juni 2026)
PT Pertamina Patra Niaga resmi menyesuaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi mulai Rabu, 10 Juni 2026. Kenaikan ini mengikuti fluktuasi harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah.
Daftar Harga Terbaru:
Pertamax (RON 92): Naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter.
Pertamax Green 95 (RON 95): Naik dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.
Pertamax Turbo: Tetap di kisaran Rp20.750 per liter.
Dexlite: Tetap di kisaran Rp23.000 per liter.
Sementara itu, harga BBM bersubsidi tetap tidak berubah:
Pertalite: Tetap Rp10.000 per liter.
Biosolar: Tetap Rp6.800 per liter.
๐ซ Klarifikasi Isu Pembatasan Pertalite Rp50 Ribu
Menanggapi kabar yang beredar di media sosial bahwa pembelian Pertalite dibatasi maksimal Rp50.000 per transaksi, Pertamina secara tegas membantah hal tersebut sebagai hoaks.
Pernyataan Resmi Pertamina: Hingga saat ini, tidak ada kebijakan pembatasan nominal atau volume untuk pembelian Pertalite bagi masyarakat umum menggunakan kendaraan pribadi. Pembelian tetap dapat dilakukan sesuai kebutuhan tangki kendaraan.
Asal Usul Hoaks: Isu ini kemungkinan muncul dari kekhawatiran masyarakat akan kelangkaan stok akibat lonjakan permintaan setelah kenaikan harga Pertamax, atau disalahartikan dari aturan pembatasan bagi kendaraan niaga/operasional tertentu yang memang dipantau lebih ketat.
๐ Dampak Ekonomi & Respons Masyarakat
Kenaikan harga Pertamax hingga lebih dari 30% ini memicu kekhawatiran di kalangan kelas menengah:
Tekanan Inflasi: Biaya transportasi dan logistik diperkirakan akan meningkat, yang berpotensi mendorong kenaikan harga bahan pokok lainnya.
Perilaku Konsumen: Banyak pengguna mobil pribadi yang beralih mencari alternatif transportasi umum atau mulai mempertimbangkan konversi ke gas (LPG) untuk kendaraan mereka.
Antrean di SPBU: Terjadi peningkatan antrean di SPBU yang menjual Pertalite dalam beberapa hari terakhir, meskipun Pertamina menjamin stok nasional aman dan distribusi berjalan lancar.
Pemerintah melalui Kementerian ESDM menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang tidak jelas sumbernya. Stok BBM bersubsidi dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional selama bulan Juni 2026.

