2 Juli 2026

Diduga Stres Berat, Remaja di Bekasi Tega Habisi Nyawa Keponakan Sendiri di Kontrakan

Oplus_131072

Quickrespons | BEKASI – Sebuah tragedi memilukan mengguncang warga Jatisampurna, Kota Bekasi. Seorang balita laki-laki berinisial A, yang baru menginjak usia 2 tahun 9 bulan, ditemukan tewas mengenaskan dengan sejumlah luka senjata tajam di sebuah rumah kontrakan di Jalan Cekrok, Gang Saija RT 02/010, Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi.

Peristiwa berdarah tersebut terjadi pada Rabu malam (27/5/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Ironisnya, terduga pelaku pembunuhan keji ini diduga kuat merupakan paman kandung korban sendiri, SGK (18), yang saat kejadian juga ditemukan dalam kondisi kritis atau sekarat.

Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Jatisampurna yang mendapatkan laporan dari warga segera bergerak cepat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas piket fungsi yang dipimpin oleh Perwira Pengendali (Padal) Aiptu Ohan Suhanda tiba di lokasi sesaat setelah menerima informasi pada pukul 22.19 WIB.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati pemandangan mengerikan di dalam rumah kontrakan nomor 7 tersebut. Dua orang korban sudah terbaring dalam kondisi bersimbah darah. Balita A dipastikan telah meninggal dunia akibat luka robek parah di pipi kanan, luka di selangkangan, serta luka tusuk di bagian perut.

Oplus_131072

Sementara itu, terduga pelaku SGK ditemukan dalam keadaan sekarat dengan luka robek di kedua pipi dan dada sebelah kiri. Petugas di lapangan segera menghubungi ambulans untuk mengevakuasi SGK ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Jatisampurna guna mendapatkan perawatan medis intensif pada pukul 23.25 WIB.

Berdasarkan keterangan dari para saksi di sekitar lokasi, termasuk M (59) yang merupakan nenek korban, terduga pelaku SGK diketahui mengidap gangguan mental atau stres berat. SGK sendiri selama ini tinggal bersama korban di kontrakan tersebut.

Hingga saat ini, pihak kepolisian dari Unit Identifikasi bersama Polsek Jatisampurna masih melakukan olah TKP mendalam untuk mengetahui secara pasti penyebab luka-luka pada korban serta motif di balik aksi sadis ini. Petugas juga telah memeriksa saksi-saksi kunci guna melengkapi laporan kepolisian. Terduga pelaku saat ini masih berada di bawah pengawasan ketat tim medis dan aparat penegak hukum di RSUD Jatisampurna (bay)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *