3 November 2026

Prabowo Resmikan Universitas Republik Indonesia (URI), Targetkan 10 Kampus untuk Cetak Pemimpin Bangsa

JAKARTA, Quick respon– Presiden Prabowo Subianto secara resmi membentuk lembaga pendidikan tinggi baru bernama Universitas Republik Indonesia (URI) pada Rabu, 22 Juli 2026. Dalam upacara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Kepala Negara juga melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur URI dan Yos Sunitiyoso sebagai Wakil Gubernur. Pembentukan URI menjadi salah satu gebrakan terbesar pemerintahan Prabowo dalam upaya mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul yang berintegritas dan memiliki wawasan kebangsaan kuat.

Menurut Donny Ermawan Taufanto, pemerintah tidak hanya mendirikan satu kampus, namun menargetkan pembangunan hingga 10 kampus URI yang akan tersebar di berbagai wilayah strategis Indonesia. “Kemudian beliau (Presiden Prabowo Subianto) juga akan mendirikan 10 Universitas Republik Indonesia,” kata Donny usai dilantik. Kampus-kampus ini direncanakan akan terintegrasi dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) untuk memastikan kurikulum yang diajarkan selaras dengan kebutuhan birokrasi dan kepemimpinan nasional masa depan.

Tujuan utama pendirian URI adalah menyiapkan kader-kader pemimpin bangsa yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki mentalitas pengabdian terhadap negara. “URI adalah bagian dari upaya pemerintah dalam menyiapkan SDM unggul yang akan menjadi pemimpin Indonesia di masa depan. Kami ingin menciptakan ekosistem pendidikan yang melahirkan pejabat dan pemimpin yang bersih, kompeten, dan mencintai Tanah Air,” jelas Donny.

Rencana ini menuai beragam respons dari masyarakat dan kalangan akademisi. Sebagian besar menyambut positif langkah ini sebagai solusi untuk mengatasi krisis kepemimpinan dan moralitas di sektor publik. Namun, ada juga pertanyaan terkait anggaran pembangunan dan operasional 10 kampus tersebut, serta bagaimana mekanisme seleksinya agar benar-benar menjaring talenta terbaik dari seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya dari kalangan elit tertentu.

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah

(Kemendikdasmen) menyatakan bahwa kurikulum URI akan dirancang khusus dengan fokus pada ilmu pemerintahan, hukum tata negara, manajemen strategis, dan etika kepemimpinan. Selain itu, mahasiswa URI nantinya akan mendapatkan beasiswa penuh yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai bentuk investasi negara terhadap calon-calon pemimpinnya.

Dengan peresmian ini, Presiden Prabowo menegaskan komitmennya untuk melakukan reformasi total dalam sistem rekrutmen dan pendidikan aparatur sipil negara. URI diharapkan menjadi garda terdepan dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045, di mana generasi muda Indonesia siap bersaing di kancah global sambil tetap memegang teguh nilai-nilai Pancasila.

(Mnur)

Berita Terkait

Perkuat Infrastruktur dan Antisipasi Longsor, Pemdes Tegalpanjang Bogor Tuntaskan Pembangunan TPT Tahap I 2026 ​BOGOR — Pemerintah Desa (Pemdes) Tegalpanjang, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat infrastruktur wilayah dan menjaga keselamatan warga. Melalui pemanfaatan Bantuan Keuangan (Bankeu) Kabupaten Bogor Tahap Pertama Tahun Anggaran 2026, Pemdes Tegalpanjang secara resmi telah merampungkan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di dua lokasi strategis. ​Adapun dua titik fokus pembangunan TPT tersebut berlokasi di Kampung Cibarengkok Babakan Cangkudu dan Kampung Cibeureum Cibarengkok. Pembangunan ini menjadi prioritas utama guna mengantisipasi ancaman pergeseran tanah serta memperkokoh akses transportasi masyarakat setempat. ​Kepala Desa Tegalpanjang, Hj. Ratna Dewi, menegaskan bahwa realisasi anggaran Bantuan Keuangan ini diarahkan sepenuhnya untuk menjawab kebutuhan mendesak masyarakat terkait kestabilan infrastruktur desa. ​”Pembangunan TPT di Kp. Cibarengkok Babakan Cangkudu dan Kp. Cibeureum Cibarengkok ini merupakan wujud nyata komitmen Pemdes Tegalpanjang dalam mengoptimalkan Bantuan Keuangan dari Pemerintah Kabupaten Bogor Tahap Pertama Tahun 2026. Kami menyadari betul pentingnya TPT ini, bukan hanya sekadar bangunan fisik, tetapi juga benteng pencegah potensi longsor yang menjaga keamanan pemukiman warga serta menjamin kelancaran aktivitas perekonomian lokal,” ujar Hj. Ratna Dewi. ​Ia juga menambahkan bahwa seluruh proses pengerjaan dijalankan secara transparan dan melibatkan peran aktif swakelola masyarakat setempat. ​”Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor atas alokasi bantuan ini, serta seluruh warga Tegalpanjang yang bergotong-royong mendukung proses pembangunannya. Semoga TPT yang telah dibangun ini membawa manfaat jangka panjang, memberikan rasa aman, dan semakin mendorong kemajuan Desa Tegalpanjang,” tambahnya. ​Pelaksanaan proyek infrastruktur ini berlandaskan pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku, antara lain: • ​Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (sebagaimana telah diubah terakhir dengan UU No. 3 Tahun 2024), yang memberikan kewenangan kepada desa dalam mengelola pembangunan dan hak asal usul demi kesejahteraan masyarakat. • ​Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa, yang menjadi pedoman tata kelola transparansi dan akuntabilitas anggaran desa. • ​Peraturan Bupati Bogor tentang Tata Cara Pengalokasian dan Penyaluran Bantuan Keuangan Infrastruktur Desa, sebagai dasar hukum teknis pelaksanaan program peningkatan sarana dan prasarana di wilayah Kabupaten Bogor. ​Dengan rampungnya pembangunan TPT di dua lokasi tersebut, Pemdes Tegalpanjang berharap daya tahan lingkungan semakin meningkat dan mobilisasi warga antar-kampung dapat berjalan lebih aman dan lancar. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *