31 Agustus 2026

Aksi Penusukan Acak Terjadi di Tangerang, 5 Orang Terluka dan 1 Korban Kritis di ICU

TANGERANG, Quick Respon— Aksi teror mencekam menimpa warga Tangerang setelah seorang pria melakukan penusukan secara acak di tempat umum pada Minggu (12/7). Insiden mengerikan ini mengakibatkan lima orang mengalami luka tusuk, dengan satu di antaranya dilaporkan dalam kondisi kritis dan harus menjalani perawatan intensif di ruang ICU.

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula pada siang hari ketika pelaku yang membawa senjata tajam tiba-tiba menyerang warga yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi kejadian secara membabi buta. Tanpa ada adu mulut atau motif yang jelas di awal, pelaku langsung mengayunkan senjatanya ke arah orang-orang yang berada di dekatnya.

“Suasananya langsung histeris. Pelaku jalan kaki dan tiba-tiba menyerang siapa saja yang lewat. Warga langsung berhamburan menyelamatkan diri sambil berteriak minta tolong,” ujar seorang saksi mata yang berada di sekitar lokasi.

Korban dan Kondisi Terkini

Aksi brutal tersebut baru terhenti setelah warga sekitar yang geram bersama aparat keamanan setempat bergegas mengepung dan melumpuhkan pelaku.

Dari lima korban yang terluka, mayoritas mengalami luka robek di bagian lengan, pundak, dan perut. Ambulans segera dikerahkan untuk mengevakuasi para korban ke rumah sakit terdekat. Pihak rumah sakit mengonfirmasi bahwa empat korban dalam kondisi stabil, sementara satu korban lainnya harus segera dilarikan ke ruang ICU akibat pendarahan hebat.

Penyelidikan Polisi dan Motif Pelaku

Polres Metro Tangerang Kota telah mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa sebilah senjata tajam yang digunakan untuk menyerang para korban. Saat ini, pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penyidik.

Keterangan Pihak Kepolisian: Polisi masih mendalami motif di balik aksi nekat ini. Selain memeriksa saksi-saksi di TKP, pihak kepolisian juga berencana melakukan pemeriksaan psikologis terhadap pelaku guna mengetahui apakah aksi penusukan acak ini dipengaruhi oleh gangguan jiwa atau faktor lain.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, serta mempercayakan penanganan kasus sepenuhnya kepada aparat penegak hukum yang sedang bergerak cepat menuntaskan perkara ini.

(Mnur)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *