1 September 2026

Tragis! Terjebak Kobaran Api, Seorang Lansia di Bekasi Utara Tewas Kebakaran

BEKASI, Quick respon— Nasib naas menimpa seorang pria lanjut usia (lansia) berinisial S (70). Korban ditemukan tewas mengenaskan setelah rumah tinggalnya yang berlokasi di Jalan Raya Perjuangan, Kampung Teluk Buyung, Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, dilalap si jago merah pada Kamis (23/7/2026) pagi.

Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB

Asap hitam pekat secara tiba-tiba membumbung tinggi melingkupi kawasan pemukiman warga. Kobaran api dengan cepat membesar dan menyambar bagian-bagian bangunan yang didominasi oleh material mudah terbakar.

Berdasarkan keterangan dari Komandan Pleton 1 Kompi A Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi, Mustofa, korban diduga sempat menyadari hadirnya api dan berupaya menyelamatkan diri. Namun, kondisi fisik yang terbatas serta cepatnya perambatan api membuat usaha korban berakhir memilukan.

“Korban diketahui tinggal seorang diri di rumah tersebut

Dari keterangan saksi dan hasil pemeriksaan awal, korban sempat berusaha keluar dari dalam kamarnya. Namun karena kobaran api sudah terlalu besar dan memenuhi isi rumah, korban terjebak dan tidak sempat menyelamatkan diri keluar area bangunan,” ujar Mustofa saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.

Jenazah korban akhirnya ditemukan oleh petugas pemadam kebakaran di area teras depan rumah dalam kondisi tengkurap dengan luka bakar yang sangat parah di sekujur tubuh. Dugaan sementara, korban terjatuh atau tersandung akibat asap tebal saat berjuang mencapai pintu keluar.

Diduga Dipicu Obat Nyamuk Bakar

Mengenai pemicu timbulnya api, Disdamkarmat Kota Bekasi menduga kebakaran berasal dari penggunaan obat nyamuk bakar. Korban diketahui memiliki kebiasaan rutin menyalakan obat nyamuk bakar di beberapa titik sudut ruangan rumahnya. Percikan atau bara dari obat nyamuk tersebut disinyalir mengenai benda yang mudah terbakar seperti kasur atau kain hingga memicu kobaran api besar.

“Dugaan awal pemicu api berasal dari obat nyamuk bakar yang sering dipasang korban. Kendati demikian, untuk kepastian penyebab utama bencana ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian,” tambah Mustofa.

Pemadaman Berlangsung Satu Setengah Jam

Menerima laporan darurat dari warga setempat sekitar pukul 09.01 WIB, Disdamkarmat Kota Bekasi langsung mengerahkan 3 unit armada mobil pemadam kebakaran serta 1 unit tim rescue dengan total 18 personel ke lokasi kejadian.

Petugas bergerak cepat melokalisasi kobaran api guna mencegah perambatan ke bangunan rumah warga lainnya yang terhitung cukup padat. Proses pemadaman hingga pendinginan memakan waktu kurang lebih satu setengah jam.

Kerugian materil akibat musibah kebakaran ini ditaksir mencapai Rp250 juta. Setelah situasi dinyatakan aman dan api padam sepenuhnya, jasad korban langsung dievakuasi oleh petugas gabungan bersama PMI dan BPBD menuju RSUD Kota Bekasi untuk menjalani penanganan medis lebih lanjut. Pihak kepolisian juga telah memasang garis polisi (police line) di sekitar lokasi untuk kepentingan penyelidikan.

(Mnur)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *